Beranda Minahasa Selatan Bupati Minsel FDW Resmikan Icon Sejarah Desa Pinapalangkow

Bupati Minsel FDW Resmikan Icon Sejarah Desa Pinapalangkow

13

MINSEL || KILASTERKINI.ID – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar,SH meresmikan Icon Sejarah Desa sekaligus melakukan Panen Cabe Perdana Program Ketahana Pangan Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), pada Jumat (2710/2023).

Bupati FDW (sapaan akrabnya) saat meresmikan Icon Sejarah Desa serta penandatangan Prasasti, disaksikan oleh Camat Sulta Drs.Tonie F.D Lantang, Pj.Hukumtua Deddy J.Tangkulung,SE, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Petua Desa, Para mantan Hukumtua, Kapolsek Tareran Iptu Johanes Montolalu, Ketua Repdem Minsel Evke Engeline Kumajas, Ketua Jangkar Minsel Ricky Kalangi, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Hukumtua Deddy J.Tangkulung,SE mengatasnamakan Pemerintah dan Masyarakat Desa Pinapalangkow menyampaikan terimah kasih kepada Bapak Bupati Minsel Franky Donny Wongkar,SH yang sudah hadir meresmikan Icon Sejarah Desa Pinapalangkow, dan boleh hadir dalam Panen Cabe perdana Program Ketahan Pangan.

Sementara Bupati Franky Donny Wongkar,SH usai meresmikan Icon Sejarah Desa Pinapalangkow dalam sambutannya mengatakan, syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena boleh ada di Desa Pinapalangkow untuk melaksanakan kegiatan peresmian Ikon Sejarah Desa Pinapalangkow sekaligus melakukan Panen Cabe perdana Program Ketahanan Pangan.

“Saya memberi apresiasi untuk Desa Pinapalangkow. Karena menurut saya untuk Ikon Sejarah Desa ini sangat penting bagi Desa, Kelurahan dan bahkan Kabupaten, Provinsi dan Indonesia, apalagi langsung dicanangkan. Untuk Sejarah Minahasa Selatan, saya telah mengumpulkan para pejuang-pejuang yang mudah-mudahan hari jadi tanggal 27 Januari sudah ada buku Sejarah Minsel. Karena dari Tahun 2003 jadi sudah ada 20 Tahun,” ucap FDW.

Beliaupun mengatakan, bahwa buku sejarahnya penting untuk ditulis. Agar supaya anak, cucu, cece, dapat memahami mengetahui tentang Sejarah Desa.

“Saya lihat sudah 26 Hukumtua yang bertugas disini dan dari Sejarah tadi saya selaku Bupati Minsel bersyukur berterima kasih kepada para pelaku Sejarah dan kemudian membangun Desa ini sehingga bisa jadi Desa Pinapalangkow. Tentunya atas kerja-kerja semua elemen dari Pemerintah dari Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan semua masyarakat disini sehingga Desa ini tetap eksis hingga saat ini,” Kata FDW.

Dikatakannya pula, Ikon Sejarah dan Panen Cabe ini adalah merepresentasi dan kemudian menindaklanjuti program dari Pemerintah. Beliau juga mengajak semua masyarakat untuk Marjo Ba Tananm dikondisi saat ini.

“Pasca Pandemi Covid kita mengalami Inflasi. Tapi kita semua bersyukur Sulawesi Utara dan bahkan Minahasa Selatan sekarang ini tinggal 1,16% untuk Inflasi. Tapi inflasi paling komunitas paling selalu naik harganya adalah yang namanya beras, apalagi beras Premium itu selalu naik. Makanya bagi para petani sawah yang masih ada sawah tolong digunakan untuk tanam padi, karena dibeberapa tempat sudah beralih Jenis tanaman. Dari tanam padi berali tanam semangka.

Kemudian Bupati FDW juga membahas masalah kebangsaan lainnya yang harus diturunkan di 2024 kata FDW yaitu masalah Stunting. di Minahasa Selatan untuk kondisi sekarang 19% dan di Desa Pinapalangkow masih ada dua orang anak Stunting.

“Mudah-mudahan dengan kerja kita bersama karena sudah ada orang tua asu dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Saya yakin diwaktu-waktu kemudian akan tidak ada Stunting di Desa Pinapalangkow,” ucap FDW.

Selain itu FDW mengatakan masalah kebersihan dan sanitasi. Dia berharap untuk kebersihan dijaga. Hal yang lain juga adalah masalah Perkawinan Dini. Perkawinan ini memang meningkat di Minahasa Selatan setiap ada rapat dengan Forkopimda dan dari Pengadilan Negeri menyampaikan ada banyak permohonan kawin diusia dini yang belum cukup umur bermohon di Pengadilan Negeri.

“Ini peran sebagai orang tua. Kalau anak bergaul harus jaga jangan sampai kemudian masih usia dini sudah terlanjur dalam pergaulan. Itu juga menjadi tugas torang semua, karena saya selalu bilang waktu mengikuti pembukaan perkemahan Remaja KGPM ada yang namanya Materi CPNS. Saya kira Calon Pegawai Negeri Sipil, ternyata bukan. Nah arti dari Materi CPNS itu yaitu C=Cinta, ini berlaku bagi remaja jadi bercinta dulu baru P=Pacaran, baru N=Nikah, baru S=Seks. Jadi dari CPNS jangan lakukan dari S dulu, itu yang mengakibatkan anak-anak Remaja melakukan Perkawinan Dini, karena dimulai dari S dulu. Nah ini jadi tugas torang semua, mulai dari pihak tokoh-tokoh agama,” Ungkap FDW.

Diakhir sambutannya Bupati menyampaikan banyak selamat bagi Pemerintah dan Masyarakat Desa Pinapalangkow yang telah membuat Ikon Sejarah Desa Pinapalangkow sekaligus melakukan kegiatan Panen Cabe Perdana Program Ketahanan Pangan.

(Vhia)