MINSEL || KILASTERKINI.ID – Pemerintah Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), melaksanakan kegiatan Pelatihan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Pinapalangkow pada Jumat (6/10/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah, Camat Suluun Tareran Drs.Tonie F.D Lantang, Ketua TP-PKK Kecamatan Sulta Yelti Manopo, Penjabat Hukumtua Desa Pinapalangkow Deddy J.Tangkulung,SE, Ketua TP-PKK Desa Megawati Jacob, Narasumber Denysa Weku,SE, Pendamping Desa, Perangkat Desa, para Kader, Pers serta para Peserta lainnya.

Camat Suta Drs.Tonie F.D Lantang saat membuka secara resmi Pelatihan Stunting dalam sambutannya perpesan kepada peserta yang ikut kegiatan ini agar mensosialisasikan, mempraktekan, ditengah-tengah masyarakat.
“Kepada seluruh peserta agar ketika menerima pelatihan ini jangan hanya dipakai sendiri tetapi harus disampai-sampaikan disekitar kita bahkan ke masyarakat. Agar supaya hal anak-anak Stunting yang di Kecamatan Suluun Tareran ini boleh hilang,” Kata Camat.

Diketahui pula, penanganan Stunting ini dilihat dari pertumbuhan 0 sampai 2 Tahun atau 1000 hari dari sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun atau .1000 hari kehidupan.
Sementara Penjabat Hukumtua Desa Pinapalangkow Deddy J.Tangkulung,SE dalam sambutannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan Stunting ini yaitu tercantum dalam Undang-Undang Desa No.6 Tahun 2014 tentang Desa, yang tentunya peraturan Menteri Keuangan No.201 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Desa, dan daftar yang ketiga Peraturan Menteri Desa No.8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa. Dasar selanjutnya dalam kegiatan ini kata Tangkulung yaitu Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBD) No.1 Tahun 2023.

Hukumtua Deddy Tangkulung menjelaskan, untuk sasaran kegiatan Pelatihan Stunting saat ini yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tahun 2023 yaitu Rp.29.250.000,- dengan jumlah Peserta yang ada sesuai yang tertuang dalam RAB adalah 50 Orang.
“Tujuan dilaksanakan Pelatihan Stunting di Desa Pinapalangkow dikarenakan di Desa Pinapalangkow sesuai data ada 2 orang Anak Stunting. Jadi ini sangat dibutuhkan di Desa kita karena kita menangani atau mencegah anak-anak Stunting di Desa Pinapalangkow,” ungkap Tangkulung.

Beliau juga berharap serta mengajak bagi para peserta yang ikut agar memperhatikan akan apa-apa yang disampaikan atau dilatih terkait dengan penanganan Stunting.
“Tentunya materi-materi yang disampaikan agar dapat bermanfaat, bukan hanya saja kita mendengarkannya akan tetapi kita akan bisa mempraktekannya,” pesan Tangkulung.
(Vhia)









