MINSEL ||KilasTerkini.id – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH membuka secara resmi Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Ketua TP-PKK Kecamatan dan Ketua TP-PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025, yang digelar di Hotel Sutan Raja Amurang, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian pelatihan sebelumnya yang dibuka pada Senin, 6 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Wongkar-Sumual, bersama jajaran yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan strategis ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP-PKK yang terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah. Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi momentum memperkuat sinergisitas antara Pemerintah Daerah dan TP-PKK dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berbasis keluarga,” ujar Bupati FDW.

Bupati FDW menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak, termasuk lembaga dan organisasi kemasyarakatan.
“Pembangunan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, PKK, dan masyarakat harus bekerja dalam semangat superteam. PKK memiliki peran penting karena hadir langsung di tengah masyarakat dan berakar di keluarga — unit terkecil yang menjadi pondasi sosial bangsa,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti tiga program unggulan yang perlu terus diintegrasikan oleh TP-PKK bersama pemerintah daerah:
Gerakan “Marijo Batanam”, yang sejalan dengan program “Aku Hatinya PKK”, mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.
“Melalui gerakan ini, kita berhasil menekan inflasi dan memperkuat kemandirian pangan masyarakat,” kata Bupati.
Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang melibatkan berbagai pihak menjadi “orang tua asuh” bagi anak-anak berisiko stunting dengan memberikan bantuan nutrisi dan edukasi gizi.
Program ini selaras dengan tugas Pokja IV TP-PKK dalam edukasi gizi, pelatihan MP-ASI lokal, dan pendampingan ibu hamil serta balita.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi usaha, sejalan dengan program UPPK (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) yang mendorong kemandirian ekonomi perempuan dan keluarga.
Bupati FDW mengajak seluruh jajaran TP-PKK, baik di tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan, untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam setiap program kerja.
“PKK harus menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. Mari kita terus berkarya dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Minahasa Selatan yang Semakin Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tutur FDW.
Kegiatan Bimtek dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Wongkar-Sumual, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan; Sekretaris TP-PKK Dr. Rine Kawatu-Kaunang, SP., MBA; Staf Ahli TP-PKK Ivone Tandaju-Rarang, SE; serta Ketua Panitia Syultje Lumingkewas-Rambi, yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Selatan.
Peserta kegiatan meliputi para Ketua TP-PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan dari delapan wilayah: Sinonsayang, Tenga, Suluun Tereran, Tatapaan, Tumpaan, Amurang Barat, Amurang Timur, dan Amurang.
Bupati turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda (yang juga Plt. Kadis Sosial), Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kesehatan, serta Plt. Kepala Dinas PPKB.
Dalam penutup sambutannya, Bupati kembali menekankan pentingnya konsistensi dan kesinambungan program antara pemerintah dan TP-PKK.
“Kita tidak boleh berhenti pada seremonial. Setiap program harus dilaksanakan dengan aksi nyata. Mari bersama-sama kita jadikan PKK sebagai mitra strategis yang mampu memperkuat fondasi keluarga dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati FDW disambut tepuk tangan peserta.
( Vhia )









