Beranda Minahasa Selatan Hadiri Program CABI di Desa Paslaten Satu, Bupati Minsel FDW Sampaikan Hal...

Hadiri Program CABI di Desa Paslaten Satu, Bupati Minsel FDW Sampaikan Hal Ini

16

MINSEL || KILASTERKINI.ID – Kegiatan peluncuran program Community ASF Biosecurity Intervetion (CABI) di Wilayah percontohan Provinsi Sulawesi Utara, berlangsung di Desa Paslaten Satu, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten MInahasa Selatan (Minsel), pada Kamis 21/3/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum Desa Paslaten Satu tersebut, dihadiri oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar,SH, Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian RI yang diwakili oleh Koordinator Subtansi Perlindungan Hewan Ibu drh.Ira Firgorita, Food and Ariculture Organization of The United Nation (FAO) Indonesia melalui program ECTAD yang diwakili oleh CNVA Ibu drh Farida Zenal,M.Sc, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Peternakan Ibu drh.Hanna Tioho,M.Sc, para Trainer serta para Peternak peserta kegiatan.

Sementara Bupati Minsel Franky Donny Wongkar,SH didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Kepala Dinas Pertanian Plt. Kepala Dinas Kominfo, Camat Tatapaan Cindy Mongkareng,SH,MH, Penjabat Hukumtua Desa Paslaten Satu Max Eddy Lintong,S.Pd, serta Staf Ahli Bupati.

Diketahui, Kabupaten Minahasa Selatan menjadi salah satu dari tiga Kabupaten yang ada di Pro insi Sulawesi Utara dalam pelaksanaan launching implementasi program “CABI” (Comonity Asf Biosekuriti Intervensien) Peternak Babi skala Mikro-Kecil.

Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan dari FAO Indonesia dan Kementerian Pertanian RI kepada Bupati Minahasa Selatan, yang kemudian diserahkan kepada para peternak penerima bantuan.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar,SH dalam sambutannya berharap, dengan adanya Implementasi program CABI, saat ini menjadi upaya bersama dalam mempelajari, meneliti, dan mengembangkan program CABI sehingga hasil dari Implementasi dapat segera dirasakan.

Terlebih para Peternak Babi dan para peserta kata Bupati FDW (sapaan akrabnya) dapat mengikuti kegiatan pelatihan Biosekuriti dengan baik, dan dapat mengimplementasikan apa yang telah didapatkan dalam menunjang peternakan babi yang ada di Kabupaten Minsel.

Penulis: Vhia
Editor: Vhia