MINSEL || KilasTerkini.id – Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merayakan Natal Yesus Kristus dengan penuh khidmat pada Jumat, 20 Desember 2024, di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel. Ibadah ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ajang penting untuk penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-PU) Tahun 2025 antara Pemerintah Kabupaten Minsel dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano.
Dipimpin oleh Pdt. Dr. Roy D. Tamaweol, Th.M, seorang Dosen Fakultas Teologi UKIT, ibadah ini dipenuhi semangat kebersamaan. Bupati Franky Donny Wongkar, SH, hadir dengan penuh antusias didampingi oleh Ibu Elsje Rosje Wongkar-Sumual, Anggota DPRD Kabupaten Minsel. Dalam sambutannya, Bupati Wongkar mencurahkan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih dalam mengelola 242.463 jiwa masyarakat Minsel selama 354 hari terakhir.

“Pertumbuhan ekonomi kita melonjak dari 0,70% menjadi 5,73%, dan inflasi yang awalnya 7,73% berhasil diturunkan menjadi 3,13%,” ungkapnya dengan bangga. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, terutama dalam penanganan stunting yang masih menyisakan 312 anak di daerah tersebut.
Bupati mencatat bahwa pajak PBB P2 baru mencapai 69,9%, dengan hanya empat kecamatan yang sudah 100%. “Mari kita upayakan semua kecamatan mencapai target ini sebelum akhir tahun,” tegasnya.
Tema Natal tahun ini, “Bersama-Sama Kita Kuat,” diharapkan dapat menyatukan 3.647 ASN di Kabupaten Minahasa Selatan untuk berkolaborasi dalam mengatasi tantangan sosial yang ada. Selain ibadah, acara ini juga dimeriahkan dengan penyerahan hadiah Lomba Vocal Group dan bingkisan Natal kepada Cleaning Service, pensiunan, dan lansia, menambah nuansa kebahagiaan di momen spesial ini.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, mantan Wakil Bupati Sony F. Tandaju, Ketua DPRD Stefanus Lumowa, serta para Forkopimda dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menguatkan komitmen bersama untuk membangun Minahasa Selatan yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan ini, perayaan Natal di Kabupaten Minahasa Selatan menjadi simbol harapan dan kebangkitan untuk masa depan yang lebih cerah bagi seluruh masyarakat.
( Vhia )









