MINSEL || KILASTERKINI.ID – Tim Penilai Lomba Desa tingkat Kecamatan Suluun Tareran (Sulta) Tahun 2021 melakukan penilaian di Desa Pinapalangkow pada, Senin (12/4/2021). Kedatangan Tim Penilai Lomba Desa tersebut, disambut oleh Pemerintah Desa setempat.
Penilaian ini dipimpin oleh Ketua Tim penilai Lomba Desa Audy Lantang dan juga dihadiri oleh Camat Sulta Drs.Veky Lch Rondonuwu serta para staf dari Kecamatan
Penjabat Hukumtua Desa Pinapalangkow Pingkan Ch Lengkey,S.Kep menjelaskan bahwa, Desa Pinapalangkow merupakan Desa Pertanian, sebagian besar pencaharian Penduduk Desa Pinapalangkow 80% sebagai petani kebun Cengki dan Kelapa yang sumber pendapatan masyarakat Desa Pinapalangkow.
Dikatakanya, kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan Desa Pinapalangkow yang ada sampai saat ini adalah gotong royong masyarakat yang masih tinggi, dana kebersamaan seluruh masyarakat ketika ada yang sakit dan meninggal dunia, dalam hal Sosial Duka.
Pada kesempatan tersebut, Lengkey juga melaporkan kegiatan Pemerintah dan Lembaga yang ada di Desa berjalan dengan baik. Dari jumlah Penduduk 1073 jiwa, lak-laki 544 jiwa, perempuan 529 jiwa, dan jumlah Keluarga 377 KK, Luas wilayah Desa Pinapalangkow 850H, dan iklim suhu rata-rata 29 derajat Celcius
“Desa Pinapalangkow memiliki 5 lembaga Desa yang terdiri dari BPD, PKK, Karang Taruna, LPMD, BUMDES. Dikatakan Lengkey, Lembaga-lembaga ini berfungsi untuk memperkuat kerja-kerja Pemerintah Desa dan Pemberdayaan masyarakat Desa,” ucap Lengkey
Hukumtua Pingkan Lengkey berharap, dengan adanya kegiatan ini mampu mendorong perbaikan mutu pelayanan Pemerintah Desa kepada masyarakat. Dikatakannya pula, kegiatan Lomba Desa merupakan program rutin tiap tahun yang diharapkan mampu mendorong perbaikan mutu pelayanan Pemerintah Desa kepada masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, ketertiban dan keamanan, maupun Pemerintahan Desa.
Sementara itu Ketua Tim Penilai Kecamatan Sulta hal ini Kasie Pemerintahan Kecamatan Audy Lantang menjelaskan bahwa, hari ini adalah jadwal Lomba Desa yang terakhir dari 9 Desa yang ada di Kecamatan Sulta.
“Untuk Kegiatan Lomba Desa bukan hal yang asing bagi kita karena ini setiap tahun dilakanakan dan untuk kegiatan Lombah Desa ini bukan program Pemerintah Kecamatan ataupun Pemerintan Kabupaten akan tetapi kegiatan ini adalah program Nasional,” ungkap Lantang
Dikatakannya lagi untuk kegiatan Lomba Desa ini mengacu pada Pemendagri no 81 tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan. Mengingat situasi Covid-19 maka Pemerintah mengusung tema ” Desa/Kelurahan Bangkit, Maju, Sehat dan Sejahterah”
Lantang juga menjelaskan ada 6 yang menjadi Kriteria penilaian adalah, Adminitrasi Desa, Bidang Pendidikan, Ekonomi Masyarakat, Kesehatan, Sosial Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat dalam menunjang Program Pemerintah
” Untuk itu Tim penilai turun ditiap -tiap jaga untuk melakukan penilaian kepada masyarakat seperti, kebersihan, adanya pagar yang di cat, pemasangan umbul-umbul, tanaman obat keluarga, taman bungah, tempat pembungan sampah, MCK dan Protap Covid-19 atau tempat cuci tangan di depan rumah, setelah itu Tim akan langsung melaksanakan Evaluasi untuk mengtahui nilai dari Desa tersebut,” Jelasnya.
Reporter: Silvia Langi
Editor: Redaksi









