Beranda Minahasa Selatan Usai Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Polsek Tareran Gelar Jumat Bacerita di Desa Wuwuk...

Usai Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Polsek Tareran Gelar Jumat Bacerita di Desa Wuwuk Barat

4

 

MINSEL || KILASTERKINI.ID – Sehari Polsek Tareran melaksanakan dua Program yaitu ‘Jumat Bacerita’ dan Bersih-Bersih tempat Ibadah pada Jumat (28/4/2023), yang digelar di Desa Wuwuk Barat, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Tareran Iptu Johanes Montolalu, Kanit Reskrim Aipda Y. Heumasse dan dihadiri oleh Hukum Tua Alvian Rumengan,ST, Tokoh Masyarakat dan warga Masyarakat serta Perangkat Desa Wuwuk Barat.

Kesempatan tersebut, Kapolsek Tareran Iptu Johanis Montolalu mengatakan, Program Kegiatan Inisiatif ‘Polsek Tareran Semangat Untuk Melayani’ tersebut dalam bentuk Aksi konkrit bersih-bersih kompleks tempat Ibadah di Wilayah Hukum Polsek Tareran.

Iptu Johanis Montolalu juga mengatakan, kegiatan ini adalah untuk menindaklanjuti Program Pimpinan dalam hal ini Kapolda Sulut yaitu ‘Gerakan Semangat Untuk Melayani, Bertindak Untuk Melindungi’, dan juga melaksanakan Program Kapolres Minsel ‘CEGAHJO’.

“Hal ini bertujuan untuk Membangun Komunikasi dan Meningkatkan Koordinasi dengan Pimpinan Agama, Tokoh Agama, dan Jemaat dari semua Denominasi Agama, melalui pola Pendekatan yang lebih Humanis, bersahabat, Efektif, serta Keiklasan melaksanakan Kegiatan Konkrit,” Ucap Iptu Johanis Montolalu.

Beliau pun mengatakan, kegiatan dilaksanakn dengan sasaran membersihkan sampah-sampah dan rumput di pendopo dan halaman kompleks Gedung Gereja/Tempat Ibadah, dan Pastori/Rumah Dinas Pimpinan Agama, untuk menjaga kebersihan dan keindahan.

Usai bersih-bersih tempat ibadah, dilanjutkan dengan Sosialisasi Motto Kapolres Minsel CEGAHJO, dilanjutkan dengan kegiatan ‘Jumat Bacerita’ yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Tareran Iptu Johanes Montolalu.

Kesempatan tersebut, Kapolsek Iptu Johanes Montolalu menerima usulan atau pertanyaan dari Masyarakat sebagai berikut.

1. Pertanyaan dari
Fenly Wuisan
selaku perangkat
Desa menanyakan
masalah Penanganan
orang yang membawa atau mengeluarkan senjata
tajam ketika ada masalah.

2. Pertanyaan dari Bapak
Jhony Lumy selaku Masyarakat
permasalahan tentang Knalpot Racing Sepeda Motor yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat dimalam hari.

3.Pertanyaan dari Bapak
Yantje Iroth selaku Tokoh Masyarakat
tentang pembuatan SIM secara kolektif.

Kesempatan tersebut, Kaposlek Tareran Iptu Johanes Montolalu mengatakan, Jumat Bacerita merupakan agenda rutin, wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, diskusi terbuka, mendengarkan informasi, aspirasi, keluhan bahkan kritik kaitan dengan kinerja pelayanan Polri,” ungkap Iptu Johanes Montolalu.

Terpantau diskusi berlangsung dengan penuh antusias, masyarakat menyampaikan informasi dan aspirasinya kepada pihak Kepolisian tentang situasi Kamtibmas.

“Informasi, saran, kritik masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan koreksi kami untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Montolalu.

(Vhia)